Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Inilah Efek Samping CTM Jangka Panjang dan Konsumsi Berlebihan

Efek samping ctm mungkin banyak yang belum tahu atau mungkin sobat kanalmu sendiri belum pernah denger apa itu obat CTM. Untuk kamu yang belum mengetahui apa itu ctm, mari kita bahas sedikit agar wawasan kita bertambah setelah membaca ulasan ini. Di dunia medis ctm merupakan klorfeniramin maleat dimana zat yang terkandung bisa mengatasi masalah alergi. Tidak sedikit pada masyarakat kita yang mengalami gatal-gatal pada kulitnya kemudian mengggunakan ctm sebagai salah satu obat utamanya.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan ctm ini bisa dengan mudah ke apotik tanpa harus menggunakan resep dokter, namun demikian sebelum kamu memutuskan untuk mengkonsumsi produk ini sebaiknya mengetahui terlebih dahulu efek samping yang ditimbulkan, apakah memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh atau tidak. 

Dan kita semua pasti juga sudah paham bahwasanya setiap ada kandungan zat kimia pasti memiliki efek atau dampak jika dikonsumsi, terlebih untuk jangka panjang, ibu hamil dan menyusui. Begitupun dengan ctm ini juga memiliki beberapa efek samping yang perlu kamu ketahui.


Inilah efek samping ctm

efek samping ctm
Efek samping ctm

Memang muncul beberapa pertanyaan terkait dengan dampak ctm ini salah satunya adalah, mengapa ctm memiliki efek samping? Untuk jawabannya adalah terdapatnya Antihistamin pada komposisi ctm, dimana kandungan tersebut untuk mengurangi atau menangkal alergi. Dan dalam sistem tubuh sendiri sebenarnya ada yang bisa menangkat yaitu sistem kekebalan, dimana ctm ini memiliki dampak secara langsung pada penurunan dan peningkatan sistem imun.

Dan berikut ini adalah beberapa efek samping dari penggunaan ctm yang perlu sobat kanalmu ketahui, dengan demikian kamu bisa menggunakan sesuai aturan dan tidak berlebihan apabila tidak ingin mendapatkan dampaknya secara langsung.

1. Mengantuk

Adapun efek samping yang paling umum adalah terjadinya kantuk sesudah meminum ctm, karena obat sudah mulai berkeja jadi tubuh butuh istirahat untuk meninimalkan metabolisme, adapun efek kantuk ini akan mulai setelah jangka waktu kurang dari dua jam setelah meminum ctm.

Dan untuk efek kantuk ini bukanlah efek yang berbahaya karena memang hasil reaksi tubuh yang mana memicu untuk beristirahat atau tidur. Dan yang menjadi masalah adalah ketika kamu meminum ini dan memiliki aktifitas yang membutuhkan konsentrasi dan kesadaran tinggi menjadi terganggu. Untuk kamu yang setelah meminum ctm dilarang untuk mengendari motor, mobil, mengoperasikan alat berat dan juga mesin.

2. Menurunya koordinasia dan penglihatan

Untuk dampak lain setelah meminum ctm adalah penurunan koordinasi. Dimana obat ini memberikan efek berupa kantuk yang mana bisa memudarkan koordinasi dan juga bisa melemahkan penglihatan. Jika dalam konsumsi dosis tinggi ini bisa menghilangkan fokus dan kesadaran meskipun kamu tidak sedang posisi kantuk berat.

Adapun untuk penurunan penglihatan ini terjadi jika penggunaannya melebihi dosis yang disarankan. Karena antihistamin yang ada dalam kandungan ctm dinilai mampu percepat proses kantuk. Dan tidak sedikit pada masyarakat kita menggunakan ctm ini untuk obat tidur. Dan untuk anda kami sarankan untuk tidak mencampur ctm ini dengan kopi, meskipun anda ingin cepat tidur karena efek kopi yang bikin melek, karena pencampuran ini bisa menurunkan daya penglihatanmu.


3. Kering di hidung, tenggorokan dan mulut

Reaksi ctm yang mana untuk bisa menghilangkan rasa gatal pada tubuh dengan cara menyingkirkan cairan yang ada, dengan demikian kamu akan mengalami atau merasakan yang namanya mulut dan hidung mengering, dan tidak hanya itu karena akan menurunkan produksi lendir yang ada pada tenggorokan kamu.

Adapun untuk jenis obat lain yang memiliki kandungan yang sama dengan ctm juga akan menggunakan banyak cairan untuk terjadinya reaksi pada tubuh. Dan bagi anda yang ingin menghindarkan kekeringan ini kamu bisa meminum banyak air putih agar cairan didalam tubuh tetap stabil serta seimbang. Juga pastikan anda tidak meminum air yang mengandung gula, soda dan juga pemanis buatan.

4. Resistensi antihistamin

 Dalam konsumsi jangka panjang akan memberikan efek resistensi kandungan antihistaminnya, dan terlebih bagi anda yang menggunakan ctm ini untuk obat tidur bukan untuk mengatasi alergi. Untuk awal pemakaian memang dengan dosis kecil bisa membuat tenang, namun lambat laun untuk mendapatkan rasa kantuk kamu membutuhkan banyak antihistaminnya.

Dan untuk efek samping ketika anda mengkonsumsi dalam dosis tinggi akan menjadikan ketergantungan kemudian bisa memberikan dampak pada kesehatan tubuh seperti menjadi meningkatnya resiko tekanan darah tinggi, gagal ginjal dan jantung.  Dan ketika sudah dalam kondisi seperti ini obat jenis ini bukan lagi sebagai penyembuh melainkan sudah masuk dalam psikotroika.

Kesimpulan

Perlu sobat kanalmu ketahui bahwasanya setiap namanya obat selalu memiliki efek samping yang muncul dikarenakan ini bentuk dari pertahanan dan juga mekanisme sebuah keseimbangan tubuh. Adapun untuk efek samping ini tidak akan memiliki dampak yang berbahaya jika reaksi obat sudah menurun. Namun demikian untuk penggunaan dalam jangka panjang bukan lagi menimbulkan sebuah efek samping melainkan sudah dalam bentuk komplikasi.
 
Untuk obat ctm dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa resep dokter sangatlah berbahaya, apabila kamu menggunakan ctm ini sebagai penangkal gatal, dan dalam waktu tiga hari tidak sembuh sebaiknya konsultasikan ketenaga medis untuk menghindari efek samping ctm yang kemungkinan terjadi.

Demikianlah informas terkait dengan ctm ini, mudah-mudahan sedikit informasi yang kami sampaikan ini  bisa menjadikan tambahan wawasan untuk sobat kanalmu dimanapun berada.

Post a Comment for "Inilah Efek Samping CTM Jangka Panjang dan Konsumsi Berlebihan"