Cara Mendaftar Kuliah di Perguruan Tinggi

Menjadi mahasiswa adalah salah satu langkah untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Melalui perguruan tinggi ilmu yang ingin kamu dalami bisa dipelajari, sehingga kualifikasi diri bisa meningkat. Memiliki kualifikasi diri yang baik akan mempermudah memperoleh karir yang cemerlang.

Cara mendaftar kuliah di perguruan pinggi
Cara mendaftar kuliah di perguruan pinggi

Cara Mendaftar Kuliah

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara menjadi mahasiswa? bagaimana cara mendaftar kuliah ? Atau bagaimana mendaftar di perguruan tinggi? Agar paham yuk simak penjelasan berikut ini.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari informasi Universitas yang menyediakan jurusan ilmu yang kamu inginkan. Kemudian pilih Universitas yang baik dan sesuai dengan kebutuhan kamu.

Masuk Kuliah Lewat Jalur Apa Saja?

Ketika sudah mantap dengan pilihanmu maka carilah informasi tentang pendaftaran di Universitas tersebut. Cara mendaftar kuliah untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) biasanya memiliki mekanisme pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya mempunyai satu pintu dalam seleksi masuknya. Selama ini jalur masuk PTN terbagi menjadi tiga yakni SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri (SM).

Namun, pada tanggal 7 September 2022 Kemendikbudristek mengumumkan transformasi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui kanal YouTubenya. Dalam pengumumannya terdapat perubahan meliputi pergantian nama, bobot penilaian, dan sistem penyelenggaraannya.

Dengan adanya pengumuman tersebut banyak yang bertanya “mengapa harus dirubah?” “bagaimana cara mendaftar kuliah terbaru?”

Menurut Nadiem Makarim, transformasi dalam seleksi Perguruan Tinggi Negeri 2023 ini dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pembelajaran di sekolah lebih mendalam, kemampuan penalaran lebih difokuskan dibanding hafalan, meminimalkan bentuk diskriminasi siswa yang kurang mampu sehingga terbentuk seleksi yang transparan dan terintegrasi dengan berbagai macam program studi.

Cara Masuk PTN

Berikut adalah penjelasan mengenai perubahan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri :

  1. SNBP atau yang dulu dikenal SNMPTN
    Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) atau yang dulu dikenal dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Seleksi ini menggunakan prestasi atau nilai rapor, namun ada perubahan dalam aturan komponen nilai penilaiannya yaitu minimal 50% nilai rapor keseluruhan, maksimal 50% komponen penggali minat dan bakat, boleh lintas jurusan.
  2. SNBT atau yang dulu dikenal SBMPTN
    Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) atau yang dulu dikenal dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Keduanya sama sama menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer yang membedakan adalah materi, biaya, pilihlah program studi serta Perguruan Tinggi.
  3. Ujian Mandiri
    Selain dua seleksi SNBP dan SNBT, kemendikbud juga menetapkan aturan terbaru untuk pelaksanaan Ujian Mandiri di Perguruan Tinggi Negeri. Tujuannya agar sistem penyelenggaraan seleksi mandiri menjadi lebih adil dan transparan.
Baca Juga :  Cara cek akreditasi sekolah dan madrasah di bansm sispena 2.0 lengkap

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah Gratis?

Setelah kita mengetahui berbagai macam jalur untuk masuk ke Perguruan Tinggi tentunya kita perlu memikirkan terkait biayanya. Setiap Perguruan Tinggi mempunyai biaya kuliah masing-masing mulai dari 2 jutaan sampai puluhan juta.

Tapi tidak perlu khawatir ada juga berbagai macam beasiswa untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Berikut adalah beberapa beasiswa Perguruan Tinggi.

  1. Beasiswa KIP Kuliah
  2. Beasiswa Usulan Masyarakat
  3. Beasiswa Etos ID
  4. Beasiswa Tanoto Foundation
  5. Beasiswa Sarjana Sea
  6. Beasiswa S1 BCA Finance
  7. Beasiswa BI

Dengan banyaknya beasiswa yang tersedia tentu tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Berapa Lama Waktu Kuliah S1?

Mungkin yang masih menjadi pertanyaan adalah berapa lama sih kuliah S1? Apakah masih ada mahasiswa abadi?

Untuk sekarang rata-rata/normalnya lama menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi sekitar 4 tahun. Tentu itu tergantung dengan dari masing-masing mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya. Memang apa sih faktor yang mempengaruhi lamanya pendidikan? Biasanya karena ada mata kuliah yang mengulang karena nilainya yang kurang baik sehingga di semester berikutnya mengulang. Selain itu, pengerjaan skripsi yang ditunda-tunda juga merupakan faktor yang sering terjadi sehingga pendidikan yang ditempuh lebih lama dari normalnya.

Tentang mahasiswa abadi, jaman dulu memang ada yang sangat lama sekali dalam menempuh pendidikan dan tidak dikeluarkan, sehingga sering disebut mahasiswa abadi. Untuk sekarang sudah tidak ada namanya mahasiswa abadi karena maksimal menempuh pendidikan S1 adalah 14 semester atau 7 tahun, setelah itu mahasiswa akan di drop out atau dikeluarkan.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa menjawab kebingungan cara mendaftar kuliah dan menjadi semangat untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi.