5+ Persyaratan KPR yg Harus Diperhatikan

Banyak orang memilih menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) karena dinilai lebih menguntungkan. Hal ini dianggap karena pembelian secara tunai dinilai dapat mengganggu arus kas yang dimiliki. Namun tentu saja juga terdapat syarat dan aturan yang seharusnya Anda persiapkan untuk mengajukan pinjaman KPR kepada pihak bank. Apa saja persyaratan KPR yg harus diperhatikan tersebut? Mari simak ulasannya secara lebih lengkap berikut ini.

Persyaratan KPR yang harus diperhatikan
Persyaratan KPR yang harus diperhatikan

6 Jenis Persyaratan KPR yang Layak untuk Anda Perhatikan

Persyaratan KPR ada banyak ketentuannya, namun yang wajib Anda tahu secara umum adalah:

  1. Batasan Usia Pengaju KPR
  2. Kelengkapan Dokumen yang Diajukan
  3. Catatan Kredit yang Dimiliki
  4. Bukti Penghasilan yang Disertakan
  5. Pembayaran Uang Muka
  6. Wawancara Pengambilan Kredit

Batasan Usia Pengaju KPR

Dapat diketahui sebelumnya bahwa batasan usia dari pihak pengaju KPR adalah 21 tahun. Hal ini tentu saja harus dibuktikan keabsahannya dengan KTP yang Anda miliki. Sementara batas maksimal dari pengajuan KPR adalah 55 tahun. Sehingga usia dari pengaju ditambah dengan jangka waktu cicilan tidak boleh melebihi angka 55 tahun. Jika dilihat secara umum, waktu cicilan yang diberikan oleh pihak KPR adalah 15 tahun.

Kelengkapan Dokumen yang Diajukan

Hal lain yang layak diperhatikan adalah kelengkapan dokumen yang diajukan. Banyak dokumen yang dapat Anda persiapkan dalam melakukan hal ini. Dokumen tersebut antara lain adalah dokumen terkait data diri, keterangan penghasilan yang dimiliki, dan juga data rumah yang hendak Anda beli dengan sistem KPR. Persyaratan KPR yg harus diperhatikan tersebutlah yang sebaiknya Anda persiapkan jauh jauh hari.

Catatan Kredit yang Dimiliki

Pihak bank tentu juga akan memiliki standar tertentu untuk dapat meloloskan pinjaman yang Anda ajukan. Misalnya adalah dilihat dari catatan kredit yang Anda miliki. Sebelum mengajukan KPR kepada pihak bank sebaiknya pastikan terlebih dahulu mengenai tunggakan, kredit macet, dan juga catatan kredit yang lainnya. Untuk mengetahui hal tersebut, Anda juga dapat meminta data dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Baca Juga :  Startup Studio Jadi Kunci dan Solusi Scale Up Bisnismu

Bukti Penghasilan yang Disertakan

Tak hanya catatan kredit saja, pihak bank juga masih membtuhkan persyaratan lain yang layak untuk Anda perhatikan. Persyaratan tersebut ialah berupa bukti penghasilan yang Anda miliki. Bagi Anda yang bekerja di perusahaan, slip gaji merupakan dokumen yang dapat Anda persiapkan sebelumnya. Sementara untuk persyaratan KPR yg harus diperhatikan bagi Anda yang berwirausaha adalah mutasi rekening koran yang ada saat ini.

Pembayaran Uang Muka

Uang muka atau DP dari hunian yang seharusnya dibayarkan adalah 30 % dari jumlah total yang ada. Tentu saja uang muka tersebut harus Anda bayarkan terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman dana kepada pihak KPR. Pihak bank juga akan meminta bukti pelunasan dari uang muka atau DP yang telah Anda bayarkan tersebut. Bukti pelunasan DP tersebutlah yang juga merupakan jenis dokumen yang dapat Anda perhatikan sebelumnya.

Wawancara Pengambilan Kredit

Saat Anda mengajukan pinjaman kepada pihak KPR, salah satu hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan wawancara bersama mereka. Untuk mempersiapkan wawancara ini, Anda juga bisa mencoba simulasi KPR terlebih dahulu yang banyak disediakan saat ini. Pihak bank juga akan berusaha memberi tahu mengenai beragam persyaratan KPR yg harus diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman.

Banyak hal yang dapat Anda perhatikan dalam mengajukan pinjaman kepada pihak KPR. Hal ini tentu saja harus dipersiapkan secara matang jauh jauh hari sebelumnya. Dengan cara tersebut diharapkan mampu membantu Anda dalam mengurus KPR dengan lebih cepat. Contoh hal hal yang dapat Anda perhatikan adalah kelengkapan dari dokumen yang telah disebutkan. Anda juga harus memiliki bukti penghasilan yang dimiliki dalam proses tersebut.